Perayaan HUT PAR ke-64
Perayaan HUT ke-64 PAR Petrus Amban: Kesehatian dalam Keberagaman Ditanamkan Sejak Dini
Manokwari, 5 Juli 2025 – Semangat persatuan dan kedewasaan pelayanan mengemuka dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat Petrus Amban. Bertempat di Gedung Gereja Petrus Amban, Sabtu (5/7/2025), pukul 15.00 WIT, acara bertema “Kesehatian dalam Kasih Kristus” dengan sub tema “Berbeda Tetapi Tetap Satu” ini berlangsung meriah dan penuh makna.
Acara yang dihadiri oleh PHMJ (Pimpinan Harian Majelis Jemaat), Badan Pelayan PAR, Ketua-ketua Unsur dalam jemaat, Para Pengasuh Sekolah Minggu, undangan lainnya, serta seluruh anak dan remaja jemaat ini, menampilkan sebuah keistimewaan: seluruh petugas acara berasal dari kalangan anak dan remaja sendiri. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata melatih kemandirian dan tanggung jawab generasi penerus gereja.
Perayaan dibuka dengan Ibadah Syukur yang khusyuk, diiringi alunan musik dari Grup Akustik PAR. Suasana khidmat segera berubah menjadi sukacita ketika acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, perayaan HUT secara simbolis, dan sesi foto bersama yang mengabadikan kebersamaan seluruh peserta.
Sebuah momen penting dalam acara adalah prosesi perpindahan kelas anak dan remaja, menandai perjalanan pertumbuhan rohani mereka di dalam tubuh PAR. Acara kemudian ditutup secara hangat dengan jamuan kasih, menguatkan tali persaudaraan antar semua yang hadir.
Dalam sambutannya, Kakak Flora Budhi, Ketua Badan Pelayan PAR, menegaskan pentingnya kedewasaan pelayanan seiring matangnya usia PAR yang ke-64. “Usia PAR Petrus Amban yang sudah sangat matang ini harus tercermin dalam kualitas pelayanan dan iman kita. Anak-anak dan remaja, sebagai tunas gereja, harus senantiasa kita bimbing untuk hidup dalam takut akan Tuhan,” pesannya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Pdt. Dr. Reinhard Tanawani, M.Th., selaku Ketua PHMJ, dalam sambutannya menyoroti secara mendalam tema perayaan. Beliau menggarisbawahi bahwa tema “Berbeda Tetapi Tetap Satu” sungguh relevan menggambarkan hakikat gereja sebagai tubuh Kristus. “Meskipun anak-anak dan remaja kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, baik suku, pendidikan, maupun lingkungan, semangat kesatuan dan kesehatian di dalam Kristus harus terus dipupuk dan dijaga. Inilah kekuatan kita sebagai keluarga besar PAR dan gereja,” tegas Pdt. Tanawani.
Perayaan HUT ke-64 PAR Jemaat Petrus Amban ini tidak hanya menjadi ajang sukacita, tetapi juga peneguhan komitmen untuk terus membina generasi muda yang mandiri, bersatu dalam keberagaman, dan bertumbuh dalam iman serta pelayanan yang berkualitas, berlandaskan kasih Kristus. Acara berakhir dalam suasana penuh syukur dan kehangatan persekutuan. (TFP)

